Example floating
Example floating
BeritaInternasional

UNIMUS Selenggarakan UMAM Doctoral Readiness Programme (UDRP) untuk Menyiapkan Calon PhD

224
×

UNIMUS Selenggarakan UMAM Doctoral Readiness Programme (UDRP) untuk Menyiapkan Calon PhD

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

infobungo.id – Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) telah sukses menyelenggarakan UMAM Doctoral Readiness Programme (UDRP) sebagai bagian dari upaya strategis penguatan kualitas akademik dan internasionalisasi pendidikan tinggi. Kegiatan ini dilaksanakan selama enam hari, pada tanggal 15–20 Desember 2025, dan secara khusus dirancang untuk menyiapkan para calon Doctor of Philosophy (PhD) agar memiliki kesiapan akademik, metodologis, dan mental riset sebelum memasuki studi doktoral.

Program UDRP ini menjadi wujud nyata komitmen UNIMUS dalam mencetak sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, sekaligus memperkuat jejaring kerja sama internasional dalam lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah. Melalui program ini, para peserta dibekali pemahaman mendalam mengenai standar pendidikan doktoral internasional, pengembangan proposal disertasi, hingga penguatan budaya riset yang berorientasi global.

Example 300x600

Kegiatan ini didampingi langsung oleh para pakar dan akademisi terkemuka dari Universitas Muhammadiyah Malaysia (UMAM), yaitu Dr. Muhammad Nizam Yusof, Prof. Dr. Zahri Hamat, dan Prof. Madya Dwi Santoso. Kehadiran para narasumber internasional tersebut memberikan nilai tambah yang signifikan, khususnya dalam memperkenalkan perspektif global, standar mutu riset internasional, serta pengalaman praktis dalam menempuh dan membimbing studi doktoral.

Selama pelaksanaan UDRP, peserta mendapatkan pendampingan intensif yang mencakup penguatan landasan filosofis penelitian, penajaman research gap, perumusan novelty, serta pemilihan metodologi penelitian yang sesuai dengan standar program PhD. Selain itu, diskusi akademik yang interaktif dan konstruktif mendorong peserta untuk berpikir kritis, reflektif, dan sistematis dalam membangun proposal disertasi yang berkualitas.

Dalam sesi refleksi akademik dengan Materi Coaching Writing Tesis, Mamdukh Budiman, PhD (Cand), Islamic Studies, turut menyampaikan pesan dan masukan penting bagi keberlangsungan kegiatan ini dan bagi para peserta. Ia menegaskan bahwa program seperti UDRP memiliki peran strategis dalam membentuk identitas akademik calon doktor, tidak hanya sebagai mahasiswa, tetapi sebagai ilmuwan dan peneliti yang bertanggung jawab secara intelektual dan moral.

Menurut Mamdukh Budiman, kesiapan studi doktoral tidak semata-mata diukur dari kemampuan teknis menulis proposal atau menguasai metodologi penelitian, tetapi juga dari kematangan cara berpikir, kedalaman refleksi keilmuan, serta kejujuran akademik. Ia menekankan pentingnya menjaga integritas ilmiah, kesabaran dalam proses riset, dan komitmen untuk menghasilkan disertasi yang memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu dan kemaslahatan umat.

Ia juga berpesan kepada para peserta agar memanfaatkan UDRP sebagai ruang belajar dan refleksi, bukan sekadar sebagai tahapan administratif menuju studi doktoral. Menurutnya, dialog dengan para pakar internasional harus dijadikan momentum untuk memperluas wawasan, membangun jejaring akademik, dan menyiapkan mental sebagai peneliti jangka panjang yang konsisten dan beretika.

Dr. Muhammad Nizam Yusof juga dalam salah satu sesi menekankan bahwa kesiapan studi doktoral tidak hanya ditentukan oleh penguasaan teori, tetapi juga oleh ketajaman berpikir ilmiah, konsistensi riset, dan integritas akademik. Sementara itu, Prof. Dr. Zahri Hamat menyoroti pentingnya positioning penelitian dalam peta keilmuan global agar disertasi yang dihasilkan memiliki kontribusi ilmiah yang nyata dan relevan secara internasional.

Prof. Madya Dwi Santoso menambahkan bahwa program seperti UDRP sangat penting sebagai jembatan transisi antara pendidikan magister dan doktoral. Menurutnya, pendampingan awal yang sistematis akan membantu calon mahasiswa PhD menghindari kesalahan konseptual yang sering terjadi pada tahap awal penelitian disertasi.

Melalui penyelenggaraan UMAM Doctoral Readiness Programme ini, UNIMUS berharap para peserta tidak hanya siap secara administratif untuk melanjutkan studi doktoral, tetapi juga matang secara akademik dan mental sebagai peneliti. Program ini sekaligus menjadi langkah strategis dalam memperkuat reputasi UNIMUS sebagai institusi pendidikan tinggi yang berorientasi pada pengembangan riset dan kolaborasi internasional.

Ke depan, UNIMUS berkomitmen untuk terus mengembangkan program-program penguatan akademik serupa sebagai bagian dari visi menjadi universitas unggul, berdaya saing global, dan berlandaskan nilai-nilai Muhammadiyah.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *